Pengaruh Deterjen Terhadap Kualitas Air Permukaan
DOI:
https://doi.org/10.70134/peraut.v1i1.687Keywords:
Water quality, detergent waste, water pollutionAbstract
Population growth has increased the volume of household waste and has increased people's domestic activities as it is directly launched into waters. One of the major contributors to water pollution from domestic activities is the use of detergents, which contain chemical compounds such as surfactants and phosphates. Detergents contain active chemicals such as surfactants and phosphates which, while effective at removing dirt, can be bad for the environment. When these wastes enter rivers or lakes, they can damage the balance of aquatic ecosystems and disrupt the lives of living things in them. This article includes a review of the effects of active chemicals on surface water quality. A review of previous research shows that the presence of these wastes can reduce the physical, chemical and biological quality of water due to increased values of BOD, COD and nutrients such as phosphates and nitrates.
Downloads
References
Annisa, N. (2022). Analisis dampak yang ditimbulkan dari pembuangan limbah cair rumah tangga terhadap kualitas air sungai (Skripsi, Universitas Lampung).
Apriyani, D. (2017). Dampak limbah laundry terhadap kualitas air dan ekosistem perairan. Jurnal Lingkungan, 12(3), 45-52.
Arifin, Z., & Putra, R. (2022). Pengaruh kadar oksigen terlarut terhadap kesehatan ikan di perairan tawar. Jurnal Akuakultur Indonesia, 17(1), 34-42.
Bratha, R. W. K., & Putri, N. R. (2022). Inovasi pembuatan detergen ramah lingkungan dengan penambahan eco-enzyme dari batang pisang (musa paradisiaca). Jurnal Studi Inovasi, 2(4), 24-28.
Brower, J., & Van Ende, D. (2020). Effects of detergent pollution on water conductivity and aquatic life. Environmental Science Review, 10(4), 210-220.
Dewi, M. S. (2021). Studi Literatur sebagai Metode dalam Penelitian Sosial Lingkungan. Jurnal Penelitian Sains Lingkungan, 5(2), 45–52.
DLH Buleleng. (2022). Dampak limbah detergen terhadap ekosistem lingkungan. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng.
Dwi, A., & Dalimin, L. (2022). Pengaruh pencemaran limbah deterjen terhadap ekosistem perairan. Indonesian Journal of Science, 3(1), 24–36.
Gunawan, T. A., & Dewi, I. (2021). Kajian kimiawi deterjen dan dampaknya terhadap parameter kualitas air permukaan. Jurnal Teknologi Lingkungan dan Kualitas Air, 15(3), 72–85.
Handayani, L. (2020). Pengaruh kandungan deterjen pada limbah rumah tangga terhadap kelangsungan hidup udang galah (Macrobrachium rosenbergii). Jurnal Sebatik, 24(1), 75–80.
Hasan, A., & Suprapti, S. C. (2021). Pengolahan Limbah Cair Rumah Sakit dengan Metode Lahan Basah Buatan (Constructed Wetland) dan Tanaman Air Typha latifolia. Jurnal Kesehatan, 12(3), 446-456.
Hasanah, U., & Purnomo, A. (2022). Studi pencemaran deterjen pada sungai-sungai urban: Pengaruh terhadap kualitas air dan ekosistem perairan. Jurnal Manajemen Sumber Daya Air, 9(1), 44–53.
Hidayat, T., & Nugroho, S. (2020). Kandungan pencemar deterjen dan kualitas air di perairan muara Sungai Tapak Semarang. Indonesian Journal of Coastal Environment, 4(1), 15-27.
Hidayati, S. M., & Arifin, Z. (2021). Pengaruh limbah deterjen terhadap kualitas air dan kesehatan lingkungan: Studi kasus di Kota Bandung. Jurnal Sumber Daya Alam, 12(3), 199–210.
Indonesian Journal of Oceanography. (2021). Kandungan Pencemar Deterjen dan Kualitas Air di Perairan Muara Sungai Tapak, Semarang, 3(1).
Jurnal Riset Ilmiah. (2023). Pembuatan deterjen ramah lingkungan untuk mengurangi limbah.
Jurnal Wicida. (2020). Pengaruh kandungan deterjen pada limbah rumah tangga terhadap kelangsungan hidup udang galah (Macrobrachium rosenbergii). Jurnal Sebatik, 79.
Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2023). Panduan pengelolaan kualitas air untuk budidaya perikanan berkelanjutan.
Kenconojati H., & Banyuwangi P., (2020). Bahaya detergen terhadap populasi plankton. Unair Environmental Studies.
Kerkar, A., & Sahil, S. (2020). Efektivitas eco enzyme dalam menurunkan BOD dan COD. Jurnal Ilmu Lingkungan.
Kospa, H. S. D., & Rahmadi, R. (2019). Pengaruh perilaku masyarakat terhadap kualitas air di Sungai Sekanak Kota Palembang. Jurnal Ilmu Lingkungan, 17(2), 212-221.
Larasati, N. N., Wulandari, S. Y., Maslukah, L., Zainuri, M., & Kunarso, K. (2021). Kandungan pencemar detejen dan kualitas air di perairan muara sungai tapak, semarang. Indonesian Journal of Oceanography, 3(1), 1-13.
Larasati, T. R. (2023). Evaluasi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) RSUD dr. Soedono Madiun (Doctoral dissertation, Institut Teknologi Sepuluh Nopember).
Maqfirah, A., & Ezraneti, R. (2021). Pengaruh kandungan deterjen pada limbah rumah tangga terhadap kelangsungan hidup udang galah (Macrobrachium rosenbergii). Jurnal Sebatik, 7(2), 78-89. Sari, D. P., & Nugroho, A. (2023). Pengaruh pencemaran limbah detergen terhadap biota air. Jurnal Kesehatan Unisla, 5(1), 12-20.
Meti, et al. (2023). Detergen ramah lingkungan berbasis metil ester sulfonat (MES). Kompas.id.
Mirandri, S. D., & Purnomo, Y. S. (2021). Penurunan Kadar Detergen (Las) Dan Fosfat Dengan Metode Biofilter Aerob-Anaerob Dan Anaerob-Aerob. Envirous, 1(2), 67-75.
Mufakkir Arrazi, M. (2022). Penurunan kadar BOD dan COD menggunakan bentonit. Universitas Ar-Raniry.
Napitupulu, R. T., & Putra, M. H. S. (2024). Pengaruh Bod, Cod Dan Do Terhadap Lingkungan Dalam Penentuan Kualitas Air Bersih Di Sungai Pesanggrahan. CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 5(2), 79-82.
Natasya Salsabila, et al. (2022). Gagas teknologi pengolah limbah detergen tim mahasiswa ITERA raih emas. ITERA News.
Nugroho, S., & Wulandari, D. (2021). Dampak kadar oksigen terlarut rendah terhadap perilaku dan fisiologi ikan air tawar. Jurnal Biologi Laut, 9(2), 88-97.
Nurfadillah, S., Pungus, A., & Bhutiani, R. (2021). Review: Penurunan BOD (Biological Oxygen Demand) Limbah Cair Domestik. Jurnal Unitek, 13(2), 299-308.
Nurhaliza, I., & Sunarti, R. N. (2020, December). Analisa Residu Detergen pada Sampel Air Sungai di Provinsi Sumatera Selatan Secara MBAS menggunakan Spektrofotometri UV-Vis. In Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan (Vol. 3, No. 1, pp. 455-464).
Padang, S. B., & Tang, M. (2024). EFISIENSI BIOPROSES DALAM PENGGUNAAN LUMPUR AKTIF PADA PENGOLAHAN AIR LIMBAH DETERGEN. Jurnal Saintis, 5(1), 189-198.
Prasetyo, B., & Hidayat, S. (2023). Peran Plankton dalam Menjaga Keseimbangan Ekosistem Perairan. Jurnal Biologi Laut, 15(2), 112-120.
Pratiwi, B. I. (2021). Konsep Penyediaan Infrastruktur Kedaruratan Air Limbah Dalam Menghadapi Dampak Potensi Bencana Gempa Bumi Di Kota Surabaya (Doctoral dissertation, Institut Teknologi Sepuluh Nopember).
Putri, P. S., & Aditya, D. (2020). Dampak pencemaran deterjen terhadap kualitas air permukaan di Sungai Ciliwung, Jakarta. Jurnal Teknik Lingkungan, 18(2), 98–112.
Rafika Transindo. (2025, 16 Januari). Dampak Negatif Deterjen sebagai Limbah Cair.
Rahayu, T. S., & Lestari, M. (2020). Pengaruh penggunaan deterjen biodegradable terhadap pengurangan kontaminasi air. Jurnal Kimia dan Lingkungan, 7(4), 255–267.
Rahmawati, R., Chadijah, S., & Ilyas, A. (2013). Analisa Penurunan Kadar COD Dan BOD Limbah Cair Laboratorium Biokimia UIN Makassar Menggunakan Fly Ash (Abu Terbang) Batubara. Al-Kimia, 1(1), 64–75.
Rizqa, I. W., et al. (2024). Paper GenB: Detergen ramah lingkungan berbahan belimbing wuluh. Universitas Gadjah Mada.
Rukmi, D. P. (2021). Efektivitas Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) dalam Menurunkan Kadar Deterjen, BOD, dan COD Air Limbah Laundry. Universitas Jember. https://repository.unej.ac.id/jspui/bitstream/123456789/59381/1/Dyah%20Puspito%20Rukmi.pdf
Santoso, A., & Wijayanti, R. (2022). Dampak Penurunan Populasi Fitoplankton terhadap Rantai Makanan Perairan. Jurnal Ekologi Perairan, 8(1), 45-53.
Santoso, B., & Wijaya, P. (2023). Pencemaran air oleh limbah rumah tangga dan solusi pengendaliannya di perkotaan. Jurnal Studi Lingkungan dan Ekosistem, 11(2), 124–134.
Saputra, E. (2023). Pengolahan Limbah Cair Rumah Tangga dengan Sistem Filtrasi Downflow Buatan. Media Publikasi Kesehatan, 13(2), 1063-1079.
Sari, L., & Lestari, D. (2023). Peran studi literatur dalam analisis kualitas lingkungan air. Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 7(1), 15–23.
Sari, N. P., & La Ode, M. (2024). Deskripsi Kualitas Air pada Mata Air Permandian Matakidi sebagai Air Minum di Desa Barangka Kecamatan Barangka Kabupaten Muna Barat. Jurnal Pengelolaan dan Pemanfaatan Gizi, 4(1), 24-34.
Sastrawijaya, A. (2021). Peningkatan kualitas limbah deterjen dengan fitoremediasi. Jurnal Lensa, 25.
Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D (Edisi ke-4). Bandung: Alfabeta.
Suharto, B., et al. (2020). Penurunan BOD limbah laundry melalui aerasi. Indonesian Journal of Chemical Science.
Suheriyanto, A. (2022). Analisis kualitas air berdasarkan parameter fisika dan kimia di perairan yang tercemar deterjen. Aquacoast Marine Journal, 48.
Susanto, H., et al. (2024). Morigent: Detergen ramah lingkungan dari daun kelor. Universitas Negeri Malang.
Syahfitri, D. (2020). Pengaruh kandungan deterjen pada limbah rumah tangga terhadap kualitas perairan. Jurnal Sebatik, 79.
Tanjung, A., et al. (2019). Kandungan pencemar deterjen dan kualitas air di perairan muara Sungai Tapak Semarang. Indonesian Journal of Chemical Engineering, 8(2), 106–118.
Tim Mahasiswa ITERA. (2022). Detergent reactor integrated with artificial intelligence (AI) as detergent waste treatment to create eco laundry. Indonesian Young Scientist Association.
Wahidah, B. F. (2020). Sisi lain pandemi Covid-19, mewaspadai dampak penggunaan detergen terhadap ekosistem perairan. Biojournal Walisongo, 8(2), 112-121.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Lestari Purnama Intan Gulo (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.